SATUNEWS – Kepala pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Minarat, telah memberikan taget kepada pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat menjalani rangkaian turnamen Eropa yang berlangsung pekan depan. Target yang diberikan itu adalah Fajar/Rian harus memenangkan turnamen French Open dan All England 2024.
Ya, rangkaian tur Eropa akan segera dimulai. Tercatat ada enam turnamen yakni German Open, French Open, Orleans Masters, All England, Swiss Open, dan ditutup oleh Spain Masters. Dari enam turnamen tersebut, Fajar/Rian hanya akan turun di dua turnamen saja yakni di French Open (Super 750) dan All England (Super 1000).
Mengingat dua ajang tersebut punya level tinggi, maka cukup berpengaruh pada perolehan pundi-pundi poin Fajar/Rian di klasemen sementara ganda putra race to Olympic 2024. Mereka saat ini berada di posisi delapan atau batas akhir dengan perolehan poin 74.199.
Boleh dibilang posisi mereka sudah lumayan aman karena selisih poin jauh di atas Lee Yang/Wang Chi-Lin (Taiwan) yang menempati posisi ke-sembilan.
Dimana, juara All England 2022 itu terpaut tidak jauh dari pasangan Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi (China) yang berada di posisi tujuh dengan perolehan poin 74.458. Karena itu, Aryono menginginkan Fajar/Rian bisa memberikan permainan yang maksimal sehingga bisa keluar sebagai juara di French Open dan All England 2024.

“Untuk target ya kita lihat pasangan Fajar/Rian berada di atas pasangan Liu/Ou (China). Beda perolehan poin sekitar 100 sekian saya lupa. Jadi harus ngejar ke situ minimal di semifinal,” kata Aryono kepada wartawan.
“Poinnya sama ya, kalau sudah delapan besar dia harus lebih final (Juara), jadi poinnya bisa lebih besar. Jadi harus melebihi pasangan Liu/Ou, supaya bisa naik ke-tujuh posisinya,” sambungnya.
Sama halnya dengan Bagas/Fikri dan Leo/Daniel. Aryono juga menargetkan kepada anak asuhnya itu untuk bisa keluar sebagai Juara dalam tiga ajang yang akan merea mainkan di tur Eropa. Adapum tiga ajang yang akan dimainkan Bagas/Fikri dan Leo/Daniel nantinya adalah French Open, All England, dan Swiss Open.

“Begitu juga dengan Leo/Daniel dan Juga Bagas/Fikri. Ini kita jujur agak berat, kenapa ? Karena dia kan harus di 6-8 (rangking) dulu ya. Harus bisa final, juara, final, juara, baru bisa nyusul,” terang Aryono.

Aryono bukan tanpa alasan menilai Bagas/Fikri dan Leo/Daniel untuk tampil di Olimpiade Paris 2024 cukup berat. Karena saat ini Bagas/Fikri sedang berada di posisi 10 dengan perolehan poin 68.849, sedangkan Leo/Daniel menempati urutan 11 dengan perolehan poin 63.395. Kedua pasangan ini harus bisa meningkatkan perolehan poinnya di sisa turnamen yang memungkinkan masuk delapan besar pada race to Olympic 2024.
