SATU NEWS – Sepak Takraw adalah permainan olahraga yang populer di kawasan Asia Tenggara. Bola yang dimainkan dalam olahraga ini adalah bola rotan yang ukurannya lebih kecil dari bola voli.
Mari kita simak sejarah, perkembangan, hingga teknik permainan sepak takraw dibawah ini.

Mengenal Permainan Sepak Takraw

Dilansir dari History of Soccer, istilah sepak takraw adalah gabungan dua kata berbeda dari dua bahasa berbeda, yakni ‘sepak dari kata melayu yang artinya menendang’, sedangkan ‘takraw’ merupakan kata Thailand yang bisa diartikan sebagai ‘anyaman bola rotan’.
Jadi, jika diartikan sepak takraw adalah menendang bola rotan. Bola sepak Takraw umumnya memiliki diameter 5,3 inci (13,5 cm) dengan berat bola 80 g, dan keliling antara 42-22 cm.
Permainan bola takraw dimainkan oleh dua tim/regu di lapangan yang mirip dengan lapangan bola voli ataupun bulutangkis.

Ukuran Lapangan Sepak Takraw

Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang disusun oleh Tri Harnanto Budi Santoso, dkk., lapangan sepak takraw berbentuk persegi panjang dengan panjang sekitar 13,4 m dan lebar 6,1 m.
Dikedua lapangannya ada lingkaran sevis dengan jari-jari 0,3 m. Pada pertemuan garis tengah lapangan ada 4 bentuk seperempat lingkaran sebagai tempat berdiri apit kanan dan apit kiri.
Lapangan juga harus bebas rintangan setinggi 8 meter ke atas dan 3 meter dari sekelilingnya.

Sejarah Sepak Takraw

Sepak Takraw berasal dari Asia Tenggara. Tidak diketahui secara pasti terkait usulnya sepak takraw. Namun, ada pemahaman umum bahwa sepak takraw ini diperkenalkan ke Asia Tenggara oleh orang dari bangsa Cina.
Sepak takraw ini diperkirakan mempunyai awal yang sama dengan sepak bola. Olahraga ini juga diyakini sebagai evolusi dari Cuju, permainan tradisional Tiongkok yang juga diakui Federation Internationale de Footbal Association (FIFA) sebagai bentuk paling awal dari sepak bola modern.
Cuju sendiri merupakan salah satu bentuk latihan militer di Tiongkok kuno, yang dimainkan sekelompok tentara dengan menendang bola kulit satu sama lain. Di mana, mereka aan berusaha menjaganya tetap di udara selama mungkin.
Menurut catatan sejarah, sejak abad ke-15 sepak takraw sudah populer di Kesultanan Malaka, Malaysia modern. Pasalnya, olahraga ini disebut dalam naskah sejarah Melayu.
Sepak takraw punya kemiripan dengan beberapa olahraga yang berasal di negara di Asia Tenggara. Contohnya, Sepak Raga (di Brunei, Malaysia dan Singapura), Takraw (di Thailand), Sepak Rago (di Indonesia), Sipa (di Filipina), Chinlone (di Myanmar), dan Kataw (di Laos).
Pada awalnya, sepak takraw tidak dimainkan sebagai olahraga kompetitif. Melainkan, hanya dinikmati oleh sekelompok individu.
Baru pada paruh pertama abad ke-20, olahraga ini menjadi olahraga kompetitif modern yang disemai secara bersamaan di Malaysia dan Thailand.
Di Malaysia, sepak takraw masih disebut sepak raga. Catatan menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya pertandingan kompetitif sepak takraw dimainkan di depan umum yaitu pada tahun 1935.
Pada saat itu, hadirnya pertandingan ini sebagai bagian dari perayaan The Silver Jubilee of George V.
Sementara, turnamen resmi Sepak Takraw pertama diselenggarakan pada tanggal 16 Mei 1945 di Penang, Malaysia.
Sampai saat ini, ada lebih dari 30 negara yang memiliki federasi sepak takraw tingkat nasional yang diakui oleh Federasi Sepak Takraw Internasional atau biasa disebut ISTAF. Di mana, negara-negara Asia Tenggara masih mendominasi persaingan permainan ini.

Aturan Permainan Sepak Takraw

Dalam kategori regu, setiap regu sepak takraw terdiri dari 3 pemain, yaitu: Killer (Striker), Tekong (Server), dan Feeder (Pengumpan).
Pergantian permain sepak takraw diminta oleh tim manajer kepada wasit. Di mana, pergantian dilakukan saat bola tidak sedang dalam permainan.
Di sini, masing-masing regu bisa meminta time out sebanyak 1 kali selama 1 menit.

Adapun aturan posisi pemain sepak takraw di antaranya:

  • Pemain dari kedua regu wajib berada dalam lapangan pada saat permainan dimulai.
  • Pemain yang melakukan servis, salah satu kakinya harus berada dalam garis lingkaran servis. Sementara, kaki lainnya berada di luar garis lingkarang untuk menendang bola.
  • Pemain apit kanan dan kiri wajib berada di dalam sudut seperempat lingkaran.
  • Pemain regu lawan boleh berdiri di mana saja dalam lapangan.

Skor game dalam permainan sepak takraw adalah 21 poin. Tim pertama yang mencapai skor 21 poin akan memenangkan set permainan. Dalam kasus seri 20-20, tiebreak akan dimainkan seperti bola voli ataupun bulutangkis.
Untuk memenangkan pertandingan sepak takraw, tim haru memenangkan dua set. Namun, bila berlanjut ke set ketiga untuk menentukan kemenangan, hanya dimainkan hingga 15 poin, dengan aturan tie break serupa.